Tahun Baru : Daftar Resolusi Biasa, yang Sering Jadi Isapan Jempol Belaka

Bukan rahasia umum setiap orang selalu ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Ungkapan “hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini” seakan menjadi pelecut semangat untuk selalu berkembang. Berkembang yang bukan sekedar berkembang. Tetapi menjadi pribadi yang sempurna dan juga diidam-idamkan.

Berbagai cara dilakukan manusia agar kesempurnaan dapat dicapai. Mulai belajar hal baru, memperbaiki yang sudah ada, hingga yang paling tren adalah menuliskan target-target yang ingin dicapai atau yang lebih dikenal dengan resolusi. Cara-cara itu dilakukan tidak lain dan tidak bukan untuk melatih diri.

Bicara soal target yang ingin dicapai di tahun berikutnya tidak akan terlepas dari pembicaraan soal resolusi. Satu kata dengan daftar panjang yang hanya dadakan keluar di penghujung tahun terutama bulan Desember. Resolusi berisi target, entah target baru yang memang belum pernah diusahakan untuk mencapainya, atau target lama yang sudah pernah diusahakan di tahun sebelumnya tapi sayang sekali belum tercapai. Semua orang punya resolusinya masing-masing.

Buruknya, resolusi biasanya hanya terdengar di awal dan akhir tahun. Jarang terdengar kata-kata ini di pertengahan tahun, katakanlah bulan Juni-Agustus. Seakan dilupakan karena memang sulit tercapai, atau memang resolusi hanya sebuah euforia malam tahun baru? Tidak ada yang tahu. Hanya dia yang membuat resolusi itulah yang tahu kemana gerangan daftar panjang targetnya pergi. Karena terlalu sering dilupakan, sampai ada daftar panjang resolusi yang hanya terucap di mulut saja. Di bawah ini hanya secuil contohnya.

Memiliki tubuh yang lebih sempurna

pexels-photo-196640.jpeg

Kebanyakan orang sangat menginginkan penampilan yang sempurna. Selain enak dipandang oleh orang lain, hal itu juga mempengaruhi kepercayaan diri. Dan di setiap awal tahun, selalu ada wacana untuk memperoleh tubuh indah yang diidam-idamkan. Biasanya resolusi ini termasuk resolusi yang tertunda dari tahun-tahun sebelumnya.

Jalan untuk mencapai target yang satu ini bisa dibilang sangat terjal bagi mereka yang punya “iman” lemah. Memang sangat mudah pada awalnya untuk menjalani berbagai rutinitasnya. Mulai dari workout sampai mengatur pola makan. Tapi hal tersulitnya adalah bagaimana caranya agar rutinitas ini bisa dijalankan setiap hari dalam jangka waktu yang panjang. Banyak yang lelah di tengah jalan, baik lelah fisik ataupun rohani. Tergoda kenikmatan makanan yang berlawanan dengan program diet adalah kesalahan terbesar. Akhirnya resolusi inipun lenyap tak berbekas.

Berhenti merokok

bench-man-person-night.jpg

Berbicara tentang rokok, berarti berbicara tentang peringatan kematian yang jelas tapi terabaikan. Beragam peringatan mulai dari daftar penyakit, gambar penyakit, hingga kata-kata kematian sudah dipajang di kemasan. Perokok sebenarnya sudah tahu tentang hal ini. Mereka ingin sekali berhenti. Mereka tahu akibatnya jika kebiasaan ini terus mereka lanjutkan. Tapi merokok sudah menjadi candu yang akut. Sangat sulit untuk menjauhinya. Hingga akhirnya keinginan untuk menjauhi rokok di tahun selanjutnya hanya menjadi asa yang tak tentu pasti.

Untuk bisa berhenti merokok, beberapa hal ini harus dilakukan. Pertama adalah memunculkan mindset bahwa merokok itu buruk. Kedua jauhi lingkungan yang penuh dengan rokok. Selama kamu masih berteman dengan mereka yang merokok selama masa penyembuhan, kebiasaanmu ini tak akan hilang. Terakhir, cobalah kegiatan lain yang mengalihkan. Mulai dari ย menghindari merokok setelah makan dan menggantinya dengan permen misalnya, atau menikmati cemilan sehat di waktu senggang.

Menjalin relationship baru yang berujung pernikahan

pexels-photo-70737.jpeg

Dunia nyata memang berbeda dengan dunia sinetron. Kalau kita lihat tayangan drama karya anak negeri ini seakan menghipnotis pemirsanya dengan cerita cinta indah. Cerita cinta yang berawal dari sebuah pertemuan tak terduga yang berujung pernikahan. Tapi tidak begitu dengan dunia nyata. Nyatanya mendapatkan jodoh tak semudah membalikkan telapak tangan.

Kriteria yang terlalu tinggi dari standar menjadi penghalang utama sulitnya mendapat pasangan yang diinginkan. Keinginan untuk mendapat pasangan sempurna memang menjadi dambaan setiap orang. Tapi ketahuilah, tidak ada manusia yang sempurna di dunia nyata. Manusia sempurna hanya ada dalam sinetron. Hal yang terpenting bukan sesempurna apa pasangan kamu nantinya, tetapi bagaimana kamu menerima setiap kelebihan dan kekurangan yang tuhan berikan ke dalam dirinya.

Iklan

11 pemikiran pada “Tahun Baru : Daftar Resolusi Biasa, yang Sering Jadi Isapan Jempol Belaka

  1. Setuju banget sama ini:

    “Untuk bisa berhenti merokok, beberapa hal ini harus dilakukan. Pertama adalah memunculkan mindset bahwa merokok itu buruk. ”

    Coba hipnotis diri sendiri dengan pikiran-pikiran bahwa yang kita lakukan (Merokok misalnya) itu berdampak sangat buruk. misal merokok bikin badan jadi bau, merokok bikin batuk, merokok bikin uang habis sia-sia, merokok tidak sehat, merokok bikin engap diri sendiri dan orang lain.

    Yuk bangun resolusi positif di 2017 ๐Ÿ™‚

    Suka

    1. boleh juga tuh kalau pake hipno terapi gitu buat perokok. Tapi rokok tu ibarat pisau bermata dua buat pemerintah mas. Kalau dilanjutkan rakyatnya penyakitan, kalau ga dilanjutkan, ga ada pemasukan wkwk

      Suka

  2. Baca resolusi ini nyes banget ya.
    pengen dietlah, pengen berhenti merokoklah, pengen nikahlah dsb
    tapi bener banget sih. harus ada target, mumpung besok masuk tahun baru, mulai tanemin target yang pengen di capai, kalo perlu di catet di blog ๐Ÿ˜€

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s