Publik Speaking Part 2 : 10 Strategi Opening

Bicara soal publik speaking berarti bicara tentang tampil di depan banyak orang. Menyampaikan materi atau pendapat tanpa rasa grogi dan rasa takut. Untuk sukses menjadi seorang speaker, orang yang melakukan publik speaking, perlu mendalami 3  bagian. Ketiga bagian itu adalah input, proses, dan output. Input ini seperti penguasaan materi. Lalu apa proses dan outputnya? bisa kalian lihat di sini.

Ketika kalian sudah mengatakan “ya” untuk menjadi seorang speaker kalian pasti akan belajar untuk menjadi lebih baik dalam hal ini. Segala tips dan trik publik speaking, cara menjadi speaker handal, bahkan sampai cara menguasai publik speaking adalah beberapa keyword yang akan kalian masukkan di google untuk mendapatkan tujuan kalian. Selain materi yang akan disampaikan, sebenarnya cukup mudah untuk menjadikan apa yang kalian sampaikan terdengar dan terlihat “so powerful”. Opening yang amazing, dan closing statement yang ciamik adalah syarat untuk mengeluarkan potensi terbesar dari publik speaking. Untuk membuat opening yang powerful, ada 10 strategi bocoran. Yang pasti akan membuat publik speakingmu naik level.

 1. Merujuk pada audience

people-show-chairs-gym.jpg

Pendengar adalah segalanya. Speaker bukanlah seorang speaker jika tidak ada yang mendengarkan. Maka jadikanlah audience sebagai prioritas. Berikan mereka pujian-pujian yang akan menarik perhatian.

 2. Merujuk pada acara

Bukan hanya audience yang harus dijunjung tinggi, acarapun begitu. Angkatlah acara setinggi-tingginya. Punjilah acara dimana anda menyampaikan materi. Buatlah audience seakan tidak akan menyesal mengikuti acara itu.

 3. Interkoneksi

Hubungkan tema, acara, dan audience secara bersama-sama. Katakanlah bahwa kamu beruntung bisa menjadi speaker di acara itu, dengan tema yang mantap, dan audience yang super.

 4. Kutipan tokoh

Ambil saja contoh kutipan Ir.Soekarno, “Beri aku seratus pemuda, maka akan ku guncang dunia”. Berikan kutipan itu dengan nada lantang. Maka kamu akan mendapat seluruh perhatian audience.

 5. Merujuk pada hal umum

Tanyakan hal umum yang berhubungan dengan tema kepada audience. Jika tema tentang blog, tanyakan apakah audience mempunyai blog. Atau jika tema tentang menulis, tanyakan apakah audience hobi menulis.

 6. Sampaikan fakta unik yang mengejutkan

Sedikit fakta yang membuat audience kaget akan langsung memancing perhatian para audience. Perhatian ini yang akan membuat audience mendengarkanmu sampai akhir materi.

 7. Ajukan pertanyaan provokatif

Sama layaknya fakta unik, sedikit provokasi pada audience juga akan membuat mereka naik darah. Pertanyaan yang bertolak belakang dengan tema acara biasanya akan sangat membantu.

 8. Kutipan dari berbagai sumber

pexels-photo-110252.jpeg

Semua orang suka quote. Quote atau kutipan memang sangat memotivasi dan memancing emosi seseorang. Menggunakan quote atau kutipan untuk opening suatu publik speaking bisa dijadikan strategi untuk mendapatkan perhatian audience.

 9. Kisah, sejarah, atau pengalaman pribadi

Langsung menyampaikan materi ketika publik speaking, tidak tepat. Berikan sebuah pengantar seperti kisah, sejarah, atau pengalaman pribadimu kepada mereka. Tidak ada salahnya menceritakan kisah yang sedih atau duka. Sharing pengalaman pribadi bisa dijadikan pembelajaran bagi orang lain.

 10. Humor

Siapa yang tidak suka lelucon. Hal simpel seperti humor receh pertanyaan dan cerita lucu bisa membangkitkan selera penonton. Lihat saja para comic stand up comedy yang berhasil menarik perhatian audience lewat humornya. Tetapi hati-hati menggunakan senjata yang satu ini. Humor bagaikan pisau bermata dua. Jika tepat penggunaannya, bisa sangat powerful untuk menarik penonton. Tapi jika humormu tidak diterima atau jayus, maka akan menghancurkan semua materimu.

Bonus untuk kamu yang berbagi artikel ini ke temanmu

Jangan meminta maaf pada audience, dan selalu senyum ramah

pexels-photo-213117.jpeg

Jangan pernah mencoba merendahkan dirimu di hadapan audience. Meminta maaf adalah salah satunya. Kemungkinan besar, kamu dan audience baru bertemu sekali dalam acara itu. Untuk apa meminta maaf jika baru pertama bertemu. Ini akan merendahkanmu di hadapan audience dan membuat mereka mengacuhkanmu. Selalu senyum adalah trik yang ampuh agar suasana bahagia terpancar. Senyum dari dirimu akan merambat kepada audience.

Credit to Dewinta Heriza

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s