Umbar Kemesraan di Sosial Media? Apakah Hubunganmu Benar-benar Bahagia?

Akhir-akhir ini sosial media sangat populer dan seakan menjadi candu layaknya narkoba yang menjerat pemakainya. Masih teringat di benak kita ketika dulu sebelum sosial media booming, masih ada hobi-hobi aktif yang bisa dilakukan ketika waktu senggang saat merasa bosan. Tapi lihat sekarang, apa yang akan dilakukan jika sedang bosan? Ada aplikasi Facebook, Twitter, dan Instagram yang siap menemani. Tanpa kita sadari media sosial membuat banyak hubungan kekasih hancur dan kandas di tengah jalan. Mungkin kamu salah satu yang pernah mengalaminya.

Media sosial saat ini tidak dapat dipungkiri sangat berpengaruh dalam hubungan percintaan. Sebelum adanya media sosial privasi seakan menjadi harga diri bagi seseorang. Berbeda dengan sekarang yang banyak mengumbar kemesraan, mengumbar kondisi percintaannya dengan sang kekasih. Mulai dari mengumbar kebahagiaan pasangan, hingga kegalauan saat bertengkar dengan kekasih. Tidak hanya itu saja, media sosial bisa menjadi momok bagi kebahagiaan pasangan. Pernahkah kalian mengalami hal ini? Ketika seseorang ingin menunjukkan hubungannya lewat status di media sosial, namun pasangannya ingin hanya mereka berdua yang tahu. Hal seperti ini bisa menyebabkan perang argumen 2 orang andai salah satu tidak mau mengalah. Jangan pernah berpikir bahwa media sosial adalah tempat untuk hal seperti itu. Media sosial bukan untuk pamer status hubunganmu. Menjaga hubunganmu agar tidak kamu umbar di sosial media akan membuatmu bahagia. Kenapa? Temukan jawabannya disini.

Orang lain tidak akan ikut campur urusanmu dengan sang kekasih

city-sunny-couple-love.jpg

Dimulai dari dirimu sendiri untuk menahan semua emosi ketika ada masalah. Ketika ada media sosial, remaja sekarang tak tertahankan keinginannya untuk broadcast masalahnya lewat status di facebook atau twitter. Orang yang melihat ini menjadi tahu masalahmu dengan si dia. Dan karena pikiran setiap orang berbeda, dan sudut pandang semua orang berbeda, akan menciptakan opini yang berbeda pula. Mungkin ada yang selalu berpikir positif tentang hubunganmu, tetapi ada juga yang menilaimu dengan buruk. Dan bahkan menghubungimu atau mengomentari statusmu dengan opini yang menyesatkan.

Jangan sampai orang lain ikut campur urusan kalian. Hubunganmu dengan si dia hanya untuk kalian berdua apapun itu baik atau buruk. Jangan biarkan orang yang tidak tahu apa-apa tentang kalian sampai terlibat. Mungkin bagimu kamu merasa mereka adalah orang yang peduli dan memang sangat menyayangimu. Tapi tahukah kamu kalau sebenarnya gosip dimulai dari sini?

Tidak perlu pengakuan dari media sosial selama kekasihmu menerimamu apa adanya

couple-love-tenderness-sweethearts-67597.jpeg

Pasangan yang kurang bahagia cenderung memposting kemesraan di media sosial. Bukan tanpa alasan mereka melakukannya. Mereka berharap orang melihat kesempurnaan kisah cinta mereka. Padahal di dunia nyata belum tentu begitu. Belum tentu keadaan di dunia nyata mereka saling menyayangi begitu besar layaknya postingannya. Kejadian ini memang benar adanya dan bahkan terjadi ke banyak pasangan. Terkadang banyak orang yang tidak bahagia dengan pasangannya sehingga membuat mereka memasang foto kemesraan agar tetap terlihat langgeng dan harmonis di depan orang banyak. Berharap mendapat banyak like di facebook dan instagram.

Untuk kamu yang pernah mencari pengakuan dari media sosial, jangan minder. Yang kamu butuhkan hanya komunikasi dengan pasanganmu. Ketika kamu membutuhkan pengakuan tentang hubunganmu, jangan minta kepada orang lain yang bahkan tidak tahu seluk beluk tentang kalian. Hubungi kekasihmu dan beritahu dia tentang yang kamu pikirkan. Kalau memang dia yang terbaik untukmu, dia pasti akan mengerti keadaanmu dan memberikan apa yang kamu butuhkan.

Kamu akan sangat menikmati hubunganmu dengan dia tanpa gangguan media sosial

pexels-photo-102069.jpeg

Sering terlihat pasangan sedang nge-date di sebuah cafe atau tempat makan, tetapi keduanya malah asyik bermain ponsel sendiri. Bahkan tidak jarang terlihat si cowok terdiam karena si cewek sibuk update status atau snapgram. Begitu juga sebaliknya. Nge-date bersama kekasih seharusnya menjadi momen romantis dan pendekatan diri kepada pasangan dengan mematikan ponsel dan menikmati waktu berdua. Bukan posting kemesraan agar dilihat orang.

Pasangan yang sempurna tidak akan menggunakan media sosial mereka selama mereka berdua. Alasannya cukup simpel. Untuk menikmati waktu mereka berdua, saling bertukar pikiran. Dalam setiap hubungan yang baik, tidak perlu pembuktian kemesraan ke orang lain. Cukup buktikan kesetiaan dan kemesraanmu dengan pasanganmu sendiri. Dengan begitu hubungan dengan kekasih akan menjadi lebih erat. Bandingkan jika kalian sibuk umbar kemesraan di media sosial, tetapi dengan kekasih sendiri malah kurang akrab. Miris bukan?

Iklan

8 pemikiran pada “Umbar Kemesraan di Sosial Media? Apakah Hubunganmu Benar-benar Bahagia?

  1. iya sih kalau aku sih selama gak vulgar mungkin gak apa2 tapi kenyataannya anak sekarang yg punay kekasih tuh sering sekali kemesraannya terlalu vulgar melebihi yg suami istri, jd deh aku selalu wanti2 dua anakku untuk gak spt itu, yg wajar2 dan tahu etika

    Disukai oleh 1 orang

  2. hihihi jadi malu, dulu sempet “sok” bermesraan di sosmed. Biar dikira udah punya gandengan alias non jomblo. Setelah dipikir-pikir saya kok merasa jadi kayak anak kecil ya yg maunya diperhatikan..hehe

    Suka

  3. Sayangnya aku bukan tipe yang mengumbar kemesraan di medsos 😀 mau foto berdua ma misua aja jaraaang. Misua nggak terlalu suka difoto 😀 hehehhe
    Tapi, ada juga pasangan yang suka uplod foto berdua, bagiku wajar-wajar saja. Yang mengenaskan itu ada yang suka pamer berlebihan terus belum nikah, kadang miris saja..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s